Barisan memori dengan Ibu Dra. Jap Tjiu Siang

23 Mei 2015 menjadi hari yang berbeda dengan hari – hari lainnya.

Pertentangan karena kehilafan yang terjadi sehari sebelumnya masih menaungi benak dan pikiran ketika sang Surya beranjak menuju puncak kedigjayaannya.

Dan sebuah bunyi khas bernada “Line” merubah suasana hari itu menuju tahapan yang tak terduga.

Ya… Sebuah berita yang nyaris tak terduga datang…

Sebuah berita bahwa seseorang yang begitu berarti dalam 23 tahun perjalanan ini telah berpulang kepada Sang Ilahi…

Berita itu sederhana, “Guys bu tjiu siang uda gada kata lia, baru aja.”

Sekilas rasanya itu hanya gurauan / candaan yang keterlaluan sehingga aku pun masih bereaksi “Hah? Maksudnya?”

Padahal pesan di atas sudah jelas yakni bahwa Ibu Tjiu Siang, Kepala SMPK 5 ketika aku bersekolah, Kepala SMAK 3 selama 2 tahun terakhir aku menempuh pendidikan, Atasan / Pimpinan selama nyaris 4 tahun terakhir di SMAK 3 dan juga Kepala Jenjang selama 1 tahun terakhir ini telah berpulang menghadap Tuhan.

Tidak percaya dengan berita yang ada, Ku telp satu – satunya orang yang aku yakin tidak akan main – main mengenai berita seperti ini. Pimpinanku di SMAK 3 saat ini. Beliau pun pada dasarnya juga belum yakin karena di tempatnya berada, orang – orang hanya mendengar. Ketika ku telp orang kedua yang mungkin tahu, yakni ibu ku sendiri, barulah aku yakin bahwa beliau telah tiada…

Terkenang setiap peristiwa yang ada yang pernah terjadi selama kami berkenalan mulai dari satu SMP di tahun 2004 hingga kini saya menjadi bagian dari staff managment dari SMAK 3 BPK PENABUR Bandung. Semua tak lepas dari campur tangan kuasa Tuhan melalui perantaraan Ibu Tjiu Siang. Teringat bagaimana saat SMP, saya hanya mengenal beliau sebagai pribadi yang galak. Pertamakali saya di panggil menghadap saat SMP, saya tidak tahu apa kesalahan saya dan kenapa saya harus di panggil. Namun ternyata beliau punya maksud lain. Beliau memberikan kesempatan kepada Orang tua saya untuk membuka kantin, suatu kesempatan yang sampai saat ini sangat saya hargai mengingat bagaimana kantin yang kesempatannya diberikan oleh beliau memberikan saya keamanan financial beberapa tahun kemudian ketika ayah saya terkena PHK.

Terkenang pula bagaimana beliaulah dan guru BP yang mengetahui betapa saya sangat kehilangan atas nenek terakhir yang saya miliki. Hal kecil yang mungkin BP terlewat, yang mungkin orang tua luput memperhatikan, namun beliau tahu dan mau peduli. Teringat pula bagaimana ketika saya terlibat pertengkaran dengan salah seorang guru di SMP, beliau tidak langsung memarahi melainkan menunjukan dimana letak kesalahan yang saya perbuat.

Ketika pertamakali berjumpa di SMAK 3…  

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Beliau pun memberikan suatu kesempatan yang tak pernah terjadi lagi dalam sejarah SMAK 3. Seorang siswa kelas XI menjadi wakil koordinator MPLS. Seorang alumni terlibat dalam rapat guru untuk mempersiapkan Pentas Seni. Beliau membawa SMAK 3 BPK PENABUR melaju cepat dengan gaya kepemimpinannya. Dia merubah kelas – kelas yang sedikit ventilasi menjadi kelas yang bermandikan cahaya matahari, dia merubah lantai yang terkesan gelap menjadi terang, dia menambahkan berbagai macam buku bacaan untuk menambah pengetahuan siswa – siswi, dia juga merubah kebiasaan cuek staffnya menjadi pribadi yang care dengan menyambut sendiri setiap siswa yang hadir bersama jajaran guru lainnya di gerbang. Dia juga menerapkan disiplin yang tinggi terhadap persoalan yang menurut kita saat itu sepele namun saat sudah terjun ke dunia perkuliahan beberapa tahun kemudian terasa begitu berharga…

11051963_10207047781496724_6972448899723426924_n-2

Beliau pula yang memberikan arahan bahwa tak semua mesti berlangsung seperti yang kita inginkan, karena Tuhan pasti punya rencana yang indah di baliknya. Beliau pula yang mengajarkan bahwa segala sesuatu tidak boleh di ukur dengan uang, karena uang itu sudah di atur oleh Tuhan. Dan masih banyak lagi pelajaran yang Ibu berikan sehingga sekarang saya bisa berada di tempat ini, bisa menuntut ilmu sambil bekerja, bisa memahami pentingnya sebuah kedisiplinan dan juga idealisme dan juga bahwa untuk merubah suatu sistem itu tidak mudah dan kita yang harus bertahan bukan kita yang ikut tenggelam dalam sistem yang buruk.

Kini biarlah semua kenangan itu menjadi sumber pembelajaran saya dan setiap anak yang akan belajar di SMAK 3 khususnya SMAK 3 Character Building. Biarlah setiap kenangan indah dan penuh makna yang menjadi memori kita akan Ibu, Dan biarlah setiap memori itu terekam dalam hati kami setiap kami menikmati sebatang kitkat, coklat yang selalu Ibu berikan kepada saya. juga dalam barisan kata berikut ini…

Hidup bagaikan sebuah perjalanan menaiki kereta…

Dengan stasiun – stasiun pemberhentiannya…

Dengan perubahan – perubahan rute perjalanan…

Dan dengan kemalangan – kemalangan

Kita mulai menaiki kereta ini ketika kita dilahirkan

Dan orangtua kita yang memesankan tiket kita

Kita menduga bahwa mereka akan selalu bersama kita dalam perjalanan kereta ini

Namun, di suatu stasiun, orangtua kita akan turun dari kereta

Dan meninggalkan kita sendirian dalam perjalanan ini

Waktu berlalu,dan penumpang lain akan menaiki kereta ini

Banyak di antara mereka akan menjadi orang yang berarti dalam hidup kita

Pasangan kita. Teman2. Anak2. dan orang2 yang kita sayangi

Banyak di antara mereka yang akan turun dari kereta selama perjalanan ini

Dan meninggalkan ruang hampa tak tergantikan dalam hidup kita

Banyak di antara mereka pergi tanpa kita sadariBahkan kita tak sadar dimana merek duduk dan kapan mereka meninggalkan kereta

Perjalanan kereta ini akan penuh dengan suka cita, duka, impian, harapan, ucapan “halo” & “selamat tinggal” & perpisahan

Perjalanan yang indah akan diwarnai dengab saling menolong, saling mengasihi dan hubungan baik dengan seluruh penumpang kereta…Dan memastikan diri bahwa kita memberi yang terbaik agar perjalanan mereka nyaman

Satu misteri dalam perjalanan yang mempesona ini adalah :Kita tak tahu di stasiun mana kita akan turun

Maka kita harus hidup dengan cara yang terbaikMenyesuaikan diri. Memaafkan dan melupakan kesalahan orang. Dan memberikan yang terbaik yang kita miliki

Terima kasih. Anda telah menjadi salah satu penumpang istimewa di dalam kereta kehidupanku

Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan ini. 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s